0
Pescatarian adalah orang yang tidak mengkonsumsi daging tetapi tetap memakan ikan. Sebenarnya, pescatarian mirip dengan vegetarian, sama-sama tidak makan daging. Bedanya, pescatarian masih makan ikan dan semua jenis seafood.
 
Istilah ini mulai muncul di tahun 1990 dan merupakan kombinasi dari kata Italia dari ikan yaitu “pesce” dan kata “vegetarian.” Kadang, penulisannya juga menjadi pescetaria, tetapi memiliki makna yang sama. Secara saintifik, budaya ini juga disebut sebagai “pesco-vegetarian,” karena merupakan salah satu turunan dari vegetarianisme.
Menjadi seorang pescatarian tentu sangat cocok bagi kita yang tinggal di Indonesia dengan kekayaan laut yang sangat melimpah. Selain itu, menjadi pescatarian juga memberikan banyak manfaat. Apa saja? Berikut beberapa hal yang menjadi alasan kita wajib menkonsumsi hewan-hewan air secara rutin.
 
1. Tetap Mendapat Asupan Protein Hewani Walaupun Tak Makan Daging Hewan Darat
Ilustrasi gambar ikan – nutritionstation.com
Hal terpenting yang membedakan vegetarian dengan pescatarian adalah asupan protein. Dengan hanya makan sayuran dan buah, asupan protein tentu akan berkurang. Spesifiknya, vitamin B1, zat besi, kalsium, dan protein secara kuantiti dan kualitasnya kurang begitu banyak pada vegetarian. Namun jika kamu tetap mengkonsumsi ikan maka kebutuhan tubuh akan protein dan zat besi akan tetap terjaga.
2. Omega-3 Untuk Mood dan Penghindar Depresi
Makanan yang mendandung Omega 3 – bebrainfit.com
Omega-3 adalah nutrisi yang paling banyak ditemukan di ikan dan seafood. Omega-3 selain dapat menghindari dari kepikunan atau penyakit Alzheimer yang juga memperkuat daya kerja otak juga bermanfaat untuk berperang melawan oxidative stress pada otak. Jadi gak heran, kamu juga akan menjalani hari-hari yang lebih bahagia sebagai seorang pescatarian.
Sebuah penelitian menunjukan bahwa banyak mengkonsumsi ikan yang mengandung omega-3 akan mengurangi resiko kanker yang lebih rendah dibandingkan vegetarian.
Omega-3 juga dapat menjaga kesehatan mata, paru-paru, usus, kulit dan rambut. Hingga membuat penampilan kamu selalu sehat dan fresh yang bisa didapatkan secara alami tanpa perlu terkontaminasi zat-zat kimia buatan. 
3. Mengurangi Resiko Serangan Jantung dan Semua Penyakit Terkait Penyumbatan Aliran Darah
Mengkonsumsi ikan dapat melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh – balitapedia.com
Konsumsi lemak dan kalori berlebihan menjadi penyebab utama penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Kabar bahagianya, konsumsi ikan akan mengurangi resiko ini. DHA dan EPA yang terkandung dalam ikan mampu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk jantung. Jagalah jantungmu dengan menjadi pescatarian.
 
4. Tidak Lagi Khawatir dengan Kekurangan Zat Besi
Makanan yang mengandung zat besi
Seorang vegetarian akan dengan mudah kekurangan zat besi dan berbagai mineral lainnya. Namun, dengan menjadi pescatarian, kamu masih bisa mendapatkan semua zat itu. Ikan dan seafood akan menjadi penyelamatmu.
5. Kita Bisa Lebih Akrab dengan Ikan
Terlihat seorang pemancing bahagia dengan hasil tangkapannya – libriemultimediastore.com
Tak dipungkiri, Indonesia adalah negara yang tidak ramah terhadap vegetarian. Tidak bermaksud menyampingkan golongan vegetarian, tetapi biasanya kamu akan kesulitan untuk menemukan makanan non daging dan non-ikan jika kamu hangout bersama teman-temanmu ke kafe atau restoran. Namun dengan menjadi pescatarian, pilihan makananmu jadi lebih banyak. Kamu bisa lebih enjoy menikmati waktumu bersama teman-teman.
6. Bersaing Dengan Negara-Negara Asia Lain yang Lebih Akrab dengan Ikan
Salah satu pemberitaan di salah satu portal berita – okezone.com
Setiap tahun presentase pengkonsumsi ikan di Indonesia mengalami kenaikan. Dari data tahun 2013 masyarakat Indonesia setiap orangnya diketahui mengkonsumsi 70gr per hari atau 35kg per tahun, lalu 2014 menjadi 78,4gr per hari (sumber Balitbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia). Ini sangat jauh berbeda dengan Malaysia yang setiap orangnya mencapai 56,2kg per tahun dan Singapura mencapai 48,9Kg per tahun. (TLD#1)doNTgimmeNoLip

Apa itu Indeks Glikemik ? Mari Kita Bahas

Previous article

Asgardia, Negara Antariksa Pertama, akan Segera Dibangun

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Health